Sang Penawar hati

6 April 2010

Isteri cerdik yang solehah

Penyejuk mata penawar hati penyejuk jiwa

Di rumah ia isteri di jalanan kawan

Di waktu kita buntu

Dia penunjuk jalan

Pandangan kita diperteguhkan

Menjadikan kita tetap pendirian

Ilmu yang diberi dapat disimpan

Kita lupa dia mengingatkan

Nasihat kita dijadikan pakaian

Silap kita dia betulkan

Penghibur diwaktu kesunyian

Terasa ramai bila bersamanya

Dia umpama tongkat sibuta

Bila tiada satu kehilangan

Dia ibarat simpanan ilmu

Semoga kekal untuk diwariskan

Sayup-sayup masih terdengar nyanyian “The Zikr – Istri sholehah”, saat hujan rintik-rintik di sore ini. Tak lama pelangi pun Nampak terlihat di atas gagahnya gedung-gedung bertingkat di pusat kota. Kupakirkan motor kesayanganku dan ku melenggang masuk kampus bersiap menuntut Ilmu. Pukul 18.30 waktu itu aku sudah menempati baris ke-3 di kelas. Tapi alam pikirku berkelana masih menikmati lirik “The zikr”. Topik ini yang menggelitikku, bahkan sampai dosen mulai mengajar, Fokusku terpecah …

Selama dosen mengajar, jemariku menari di atas keyboard tuk mengumpulkan bahan (browsing mode on). Karena aku sedang tertarik dengan topic ini, I’ll do it ! (aku bergumam). Alhasil malam setelah kuliah pun aku membebaskan jemariku untuk terus menari mengiringi ide-ide ini yang sedang melompat kian kemari (walau tugas kuliah menumpuk).

Baca entri selengkapnya »


Dan aku pun cemburu padamu

26 Januari 2010

Hari ini aku merasa cemburu padamu
cemburu begitu kuingat betapa cantik parasmu
bahkan merahnya pipimu menjadikan kekasihmu sangat menyayangimu
walau engkau tak terlalu tinggi, namun engkau begitu semampai
indah dipandang, bak merpati putih yang anggun
dan aku pun cemburu padamu …..

Baca entri selengkapnya »